money flow stockbot

FOREIGN MONEY FLOW

(Aliran Dana Asing)

Adalah suatu analisa untuk menghitung aliran dana asing (foreign money flow) yang masuk dan keluar pada suatu periode tertentu di suatu market atau saham. Analisa dana asing dengan memanfaatkan data transaksi hasil penjualan dan pembelian broker asing yang ada di market atau saham. Sebelum mencari tahu bagaimana aliran dana asing mengalir, terlebih dahulu kita coba memahami seberapa besar pengaruh aliran dana asing terhadap pergerakan harga saham dan IHSG.

Mengapa Aliran Dana Asing dapat mempengaruhi pergerakan harga?

  1. Pertumbuhan investor lokal dan “asumsi” pergi nya investor asing.

Investor Lokal Stockbot

Sumber: http://www.ksei.co.id/publication/fokusss-bulletin

Berdasarkan data yang di publikasi KSEI, pertumbuhan investor lokal sudah semakin bertambah pesat, terlihat dari chart di atas sejak tahun 2017 persentase kepemilikan lokal di bursa saham kita sudah mendominasi dibandingkan investor asing dengan persentase kepemilikan rata-rata 50%.

  1. Mengukur kekuatan investor lokal

Transaksi Lokal Stockbot

Sumber: IDX Quarterly Statistic Report, 2018

Merujuk kepada data riset statistic dari IDX yang menampilkan kontribusi persentase (%) dari transaksi investor lokal dan investor asing dalam melakukan pembelian dan penjualan terlihat sangat inline kontribusi transaksi investor lokal seiring dengan bertumbuhnya % kepemilikan investor lokal di bursa, terlihat dari chart di atas di tahun 2018 kontribusi transaksi investor lokal mendominasi hingga rata-rata di atas 60% dibandingkan transaksi investor asing.

Lalu, mengapa aliran dana asing melalui kontribusi transaksi nya yang lebih kecil dari investor lokal masih mempengaruhi pergerakan harga saham dan IHSG?

Berdasarkan riset kecil kami, mendominasinya kontribusi transaksi investor lokal di bursa kita tidak serta merta dapat menggerakkan harga saham dan IHSG, ini lebih disebabkan investor lokal yang mayoritas adalah retail / individu yang bergerak secara individual dan tidak terorganisir dalam bertransaksi, sebagian investor lokal beli dan lainnya jual,  hal ini berbanding terbalik dengan aksi investor asing yang cenderung dalam sebuah kelompok dan umumnya bergerak terorganisir, inilah yang menyebabkan pergerakan harga saham dan IHSG masih dikendalikan oleh investor asing walau kontribusi transaksi investor lokal sudah mayoritas.

Setelah memahami bahwa bursa kita masih dikendalikan oleh aliran dana asing, kemudian bagaimana kita sebagai investor lokal juga dapat mengikuti aksi investor asing ini selama mereka melakukan pembelian / akumulasi. Dengan menghitung aliran dana asing pada suatu periode tertentu kita bisa menyimpulkan apa yang sedang dilakukan oleh investor asing.

Di kalangan teknikal analis, analisa aliran dana asing ini dikenal sebagai Net Buy Sell Asing (NBSA). Fitur NBSA ini kadang bisa kita jumpai di online trading platform yang disediakan oleh Sekuritas. Di Stockbot, fitur ini di namakan Foreign Action.

Bagaimana mengetahui adanya aliran dana asing?

Net Buy Asing adalah jumlah value pembelian yang dilakukan oleh broker asing lebih besar daripada jumlah keseluruhan penjualan yang dilakukan dalam periode tertentu.

Net Sell Asing adalah jumlah value penjualan yang dilakukan oleh broker asing lebih besar daripada jumlah keseluruhan pembelian yang dilakukan dalam periode tertentu.

Net Buy Sell Asing atau NBSA adalah jumlah value dan volume transaksi (buy dan sell) investor asing pada suatu saham atau keseluruhan market dalam periode tertentu.

Sehingga, dengan mengetahui nilai NBSA nya maka kita dapat mengetahui pergerakan masuk dan keluarnya aliran dana broker asing di market atau saham.

Foreign transaction stockbot

Contoh pergerakan aliran dana asing pada suatu market regular dengan online trading platform MNC Trade.

Contoh pergerakan aliran dana asing pada suatu sector dengan online trading platform MNC Trade.

Contoh pergerakan aliran dana asing pada suatu saham dengan online trading platform MNC Trade.

  • Stockbot berpartnership dengan mitra MNC Sekuritas, ilustrasi di atas di capture dari platform online trading MNC Trade.

Pada contoh di atas, dapat kita lihat di saham BBCA, broker asing cukup aktif melakukan pembelian (Net Buy Asing) di 4 hari terakhir yang artinya terjadi akumulasi dana asing pada saham BBCA. Aksi pembelian (Net Buy Asing) ini disebut juga sebagai Foreign Inflow atau Akumulasi Dana Asing, sedangkan sebaliknya apabila broker asing melakukan penjualan (Net Sell Asing) disebut sebagai Foreign Ouflow atau Distribusi Dana Asing.

Pada Aplikasi Stockbot, pergerakan aliran dana asing ini dapat dianalisa dengan membuka fitur Foreign Action (FA), di mana dengan menggunakan table Foreign Action ini trader dapat dengan mudah mengetahui apakah suatu saham dalam periode tertentu sedang di akumulasi atau di distribusi oleh broker asing dan berapa value (Rp) dominasi transaksi broker asing pada suatu saham.

Analisa pergerakan aliran dana asing ini disajikan dalam bentuk table seperti dibawah ini:

Pada Tabel di atas terdiri dari:

F1D (m) : Net Transaksi Dana Asing (Foreign) untuk periode 1 hari dalam Milyar Rupiah.

F5D (m) : Net Transaksi Dana Asing (Foreign) untuk periode 5 hari dalam Milyar Rupiah.

F1M (m) : Net Transaksi Dana Asing (Foreign) untuk periode 1 bulan dalam Milyar Rupiah.

F3M (m) : Net Transaksi Dana Asing (Foreign) untuk periode 3 bulan dalam Milyar Rupiah.

Tabel ini dapat di sort dengan meng-klik tanda panah.

 

Contoh pembacaan analisa Foreign Action:

Dari table Foreign Action Stockbot di atas, kita ambil contoh saham BBCA, terlihat selama periode 1D, 5D, 1M dan 3M saham ini sangat aktif di akumulasi oleh dana asing (warna hijau), namun berbeda yang terjadi di saham GGRM, terlihat setelah dalam 3 bulan terakhir asing melakukan aksi outflow atau distribusi (warna merah) dalam periode 5D, 1M dan 3M, kemudian pada periode 1 hari nya terlihat broker asing kembali melakukan inflow atau akumulasi di saham ini sebesar 47 milyar rupiah.

Dari 2 contoh tersebut, dapat kita simpulkan sementara bahwa di saham BBCA, broker asing aktif melakukan pembelian/ akumulasi dan belum menjual kepemilikan saham-nya, sedangkan pada saham GGRM, broker asing baru mulai kembali melakukan akumulasi setelah dalam 3 bulan terakhir nya aktif menjual / distribusi.

Jadi, bagi trader dengan menggunakan analisa dari pergerakan dana asing (Foreign Money Flow) ini di padukan dengan Analisa Teknikal sehingga dapat membantu menentukan momentum entry market dan mengikuti pergerakan dari broker asing dalam menempatkan uang-nya. Pada penjelasan di atas sangat jelas walau transaksi investor lokal mendominasi namun tetap aliran dana asing lah yang membuat harga bergerak naik dan likuid. Umumnya saham yang di akumulasi dana asing akan bergerak naik uptrend, dan sebaliknya saham yang di distribusi broker asing akan mengalami penurunan harga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *