Strategi yang dapat diterapkan di krisis Covid-19.
Krisis ini terjadi karena kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus yang memaksa pengurangan aktivitas di level global. Beberapa sektor terdampak lebih dalam dibandingkan yang lain, seperti
penerbangan dan pariwisata. Solusi utama dari krisis akibat Covid-19 adalah obat dan/atau vaksin yang efektif – dan ini membutuhkan waktu.

Bank Sentral di dunia sudah memberikan respon yang sama ketika krisis 2008 yaitu dengan menurunkan suku bunga (The Fed hingga 0.0-0.25%) dan memberikan tambahan likuiditas (Quantitative Easing), sehingga kami optimistis pasar dapat kembali pulih seiring dengan meningkatnya optimisme pelaku
pasar, terutama jika terdampak Covid-19 semakin turun, meskipun pemulihan ekonomi berlangsung lebih lama.

Strategi yang dapat dilakukan di saat ini adalah:
1. HOLD. Bertahan dengan posisi sebelumnya. Kerugian menjadi kenyataan jika dieksekusi,
sebelumnya adalah ‘potensi kerugian’. Kelemahan strategi ini adalah kita kehilangan momentum diskon
harga dan kehilangan waktu (menunggu harga kembali) – yang menurunkan rata-rata tingkat keuntungan.

2. Dollar Cost Averaging atau strategi Piramida. Strategi ini dapat dilakukan jika memiliki posisi cash.
Entry point dapat dilakukan baik secara bertahap dalam jumlah yang sama, atau menggunakan struktur
piramida. Target utama dari strategi ini adalah mendapatkan nilai rata-rata terendah.

3. Menurunkan nilai rata-rata. Strategi ini dilakukan jika kita memiliki keterbatasan cash. Strategi ini
memiliki risiko yang lebih tinggi (kehilangan barang). Cara eksekusi strategi ini adalah dengan menjual
sebagian dan diakumulasi di level yang lebih rendah – tanpa berpindah saham. Namun, batas auto reject
asimitris membuat strategy ini sulit dilakukan.

4. Penyederhanaan Portfolio. Strategi ini dapat dilakukan jika kita memiliki portfolio seperti supermarket.
Manusia memiliki keterbatasan pikiran dan emosi. Sederhanakan portfolio menjadi lebih kecil. Strategi
ekstrem dari ini adalah ‘Sniper Trading’ – satu saham, satu hasil. Dengan fokus pada satu saham, potensi
pemulihan tergantung dari pergerakan saham itu. Strategi ini hanya cocok untuk nilai dalam jumlah kecil
dan tidak menganggu pergerakan harian.

Saat ini, beta indeks terbesar adalah sektor keuangan. Tetap tenang, fokus dengan strategi masing-masing
Kondisi seperti ini membutuhkan ketenangan dan eksekusi strategi yang terstrukur. Setiap investor memiliki
gaya investasi yang berbeda. Keputusan sempurna dan ideal adalah hal yang sulit dicapai. Sesuaikan
manajemen krisis sesuai dengan karakter masing-masing karena setiap orang memiliki profil dan daya tahan
keuangan yang berbeda. Semoga kita semua dapat melalui badai ini dengan selamat, dan memiliki kesejahteraan yang berlipat di masa yang akan datang. Tetap tenang, dan manfaatkan peluang yang ada.

Sumber Kresna Sec

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *