BUY ON RANGING SYSTEM ( Sup & Res Trading Strategy )

Sistem Buy On Ranging adalah sebuah strategi trading menggunakan garis support dan resistance dalam range atau jarak tertentu. .Untuk mengetahui apakah Support dan Resistance silahkan baca artikel nya disini , bagi yang sudah paham apa yang di maksud dengan support dan resistance silahkan lanjutkan membaca tutorial BOR ini.

Banyak trader yang menggunakan trading dengan mengetahui di mana area support dan resistance. Biasa nya saham yang berada di area support memilki peluang untuk naik dan begitu juga saham yang berada di resistance memilki peluang akan turun atau dapat juga melanjutkan kenaikan.  Garis support dan resistance yang menjadi acuan entry dan exit strategi ini di rancang khsusus oleh sisitem stockbot.

Sistem pada menu BOR ini berbeda dengan BOW dan BOS dimana system pada BOR TIDAK memilki fitur HOLD dan SELL menu.  List yang di tampilkan oleh sistem BOR ini hanya berupa trading signal list harian yang akan silih berganti setiap hari dengan yang baru.

Pada system BOR Stockbot terdapat beberapa strategi trading.

1. Membeli saham pada saat harga berada di support
2. Membeli saham saat harga rebound dari support
3. Membeli saham saat harga akan break resistance
4. Membeli saham pada saat terjadi break resistance

Sistem BOR hanya memberikan alert atau notif hanya bila ada Buy signal saja dan tidak ada alert untuk Sell Signal sehingga strategi untuk exit langsung di tentukan sendiri oleh masing-masing trader. Trader tinggal mengikuti petunjuk atau trading plan yang ada di list signal BOR tersebut.

Screening dari BOR ini menggunakan beberapa metode dengan mengukur volatilitas , volume , range pergerakan harga dan lain sebagainya sehingga pemilihan saham – saham yang masuk dalam system BOR ini cukup selective.

Sistem BOR ini akan keluar setiap hari pada pukul 16.15 Wib hingga akan di tertampil di apps stockbot selama 12 jam hingga esok hari pukul 16.15. Bila ada signal BOR baru maka list signal BOR yang sebelum nya akan di timpah atau terhapus dan bila tidak ada signal maka akan kosong. Bila ada kandidat yang kiranya cocok maka esok hari nya kita dapat lakukan order buy dan memasang target price serta stoploss sesuai petunjuk dari trading plan yang ada di BOR sistem.

Stockbot menscreening sekitar 100 saham pilihan yang masuk dalam kategori BOR namun kami tidak menyarankan juga untuk mengikuti seluruh saham yang di rekomendasi. Jadi bila kita hanya akan trading di saham BigCap , Bluechip , Second Liner atau LQ45 atau memiliki kreteria lainnya sebaiknya selalu memfilter dan menyesuaikan apakah saham yang di rekomendasi tersebut ada dalam pilihan kita , bila tidak ada mungkin sebaikanya dapat di abaikan hingga menunggu saat ada signal buy untuk saham – saham pilihan kita.

Contoh pada strategi Support ada berbagai kondisi sbb :

  • Rebound from Support
  • Rebound from Support with Volume
  • Rebound from Support with High Volatile

Dan berbagai strategi menentukan rebound on support tersebut. Begitu juga untuk Strategy Resistance.

Berikut berbagai strategi signal yang bisa kita manfaatkan antara lain :

Rebound from Support :

Adalah signal suatu saham yang setelah mengalami koreksi atau penurunan dan sudah mulai tertahan 1-3 hari atau lebih di area bawah tersebut. Artinya penurunan atau tekanan jual sudah mulai meredah sehingga harga cendrung akan mulai rebound atau naik ke target harga terdekat. Namun kadang kala dapat juga melanjutkan penurunan kembali setelah tertahan ini di sebut harga break support. Jadi apa pun itu kondisi nya selalu menjaga atau mengantisipasi dengan stoploss sesuai yang ada di trading plan stockbot.

Rebound on Support with Volume :

Sama hal nya dengan Rebound on Support namun di sertai ada nya minat beli yang cukup besar sehingga akan mendorong harga keatas akan cukup cepat. Bila ada signal Rebound on Support with Volume ini akan lebih valid membuat harga naik.

Price Break Resistance

Adalah signal yang telah bergerak dari range support resistance namun saat ini saham tersebut akan membentuk pola baru sehingga harga akan keluar dari area support dan resistance atau keluar dari ranging. Biasanya bila harga membreak resistance maka kecendrungan akan membuat trend baru ke atas.

Buy Break Strategy

Strategi Buy Break ini sistem memberitahukan lebih awal bila hendak trading di saham tersebut sebaiknya menunggu harga break resistance. Karena saat ini bila di beli walau sedang turun pun namun terlihat saham tersebut tidak ada pergerkan yang bagus atau cenderung flat / datar dan sulit untuk mendapatkan profit dari pola harga nya atau kurang nya volatilitas harga. Maka sebaiknya menunggu hingga saham tersebut keluar dari ranging dengan membreak resistance dulu.

Semua petunjuk trading strategy menggunakan support dan resistance di lengkapi dengan trading plan sehingga akan sangat membatu dalam membuat trading strategy.

Contoh pada saham BJTM di rekomendasi oleh Sistem BOR adalah membeli sebaiknya bila break resistance di 650 , karena menurut sistem BOR bila tidak tembus di resistance 650 saham BJTM cendrung akan turun sehingga sebaiknya menunggu saat terjadi break resistance.

Bila kita klik pada saham BJTM akan tampil detail informasi mengenai saham BJTM tersebut berikut dengan komentari dan chart. Perhatikan Target Profit 665 tersebut adalah terset oleh sistem BOR sedangkan Target 2 tersebut kita yang perlu isi. Hal ini berguna bila kita ingin melalukan Order Plan. ( Baca Order Plan )

Kami menyarankan bila Anda mendapatkan list saham-saham yang masuk dalam screening BOR kita bisa menganlisa juga dengan membuka chart dan menarik garis support dan resistance yang di berikan oleh sistem BOR.

Dengan mendapatkan list support dan resistance BOR ini kita dapat membuat trading strategi sendiri dengan memasang Stoploss level dan Target profit.

Baca Term & Condition semua rekomendasi dari Stockbot Disclaimer
©Copyright Stockbot